Tren perangkat lipat yang selama ini identik dengan smartphone kini merambah aksesori komputer. Logitech memperkenalkan Mobi Fold, mouse nirkabel terbaru yang mengusung desain lipat sehingga lebih ringkas dibawa bepergian tanpa mengorbankan fungsi utama sebagai perangkat produktivitas.
Produk ini menjadi mouse lipat pertama yang diluncurkan Logitech dan ditujukan bagi pekerja mobile, pelajar, maupun profesional yang kerap bekerja dari berbagai lokasi seperti kafe, bandara, hotel, atau ruang kerja bersama. Saat dilipat, ukurannya menjadi jauh lebih kecil sehingga dapat disimpan di saku, pouch, maupun kompartemen laptop yang sempit.
Dirancang untuk Mobilitas Tinggi
Berbeda dengan mouse konvensional yang membutuhkan ruang khusus di dalam tas, Mobi Fold mengandalkan mekanisme engsel yang memungkinkan bodinya dilipat hampir setengah ukuran normal. Ketika dibuka, perangkat langsung aktif dan siap digunakan. Sebaliknya, saat dilipat kembali, mouse akan mati secara otomatis untuk menghemat daya.
Konsep tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan kenyamanan mouse tanpa harus membawa perangkat berukuran besar saat bepergian. Logitech mengungkapkan banyak pekerja sebenarnya memiliki mouse, namun tidak selalu membawanya karena dianggap kurang praktis untuk mobilitas sehari-hari.
Baterai Awet hingga Satu Bulan
Salah satu daya tarik utama perangkat ini adalah ketahanan baterainya. Logitech mengklaim Mobi Fold mampu digunakan hingga sekitar 30 hari dalam sekali pengisian penuh. Bahkan, pengisian daya selama satu menit diklaim cukup untuk mendukung penggunaan hingga sekitar 22 jam.
Kemampuan pengisian cepat tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering bekerja di luar kantor dan membutuhkan perangkat siap pakai dalam waktu singkat.
Bisa Terhubung ke Tiga Perangkat Sekaligus
Mobi Fold juga mendukung koneksi Bluetooth ke hingga tiga perangkat berbeda secara bersamaan. Pengguna dapat berpindah antara laptop, tablet, maupun perangkat lain tanpa perlu melakukan proses penyambungan ulang berulang kali.
Mouse ini kompatibel dengan berbagai sistem operasi, mulai dari Windows, macOS, ChromeOS, Android, iPadOS hingga Linux, menjadikannya fleksibel untuk berbagai kebutuhan kerja maupun belajar.
Desain Minimalis dengan Sentuhan Modern
Selain mengusung konsep lipat, Logitech mengganti roda gulir tradisional dengan panel sentuh yang mendukung navigasi lebih fleksibel. Pengguna juga dapat mengatur fungsi tombol tertentu melalui aplikasi pendukung untuk meningkatkan produktivitas.
Bobotnya yang hanya sekitar 79 gram membuat perangkat ini relatif ringan untuk dibawa ke mana saja. Logitech bahkan mengklaim mekanisme engsel pada Mobi Fold dirancang agar mampu bertahan selama bertahun-tahun penggunaan normal.
Menuai Perhatian Pengguna
Kehadiran mouse lipat ini langsung menarik perhatian komunitas teknologi. Sebagian pengguna menilai desain tersebut menawarkan solusi praktis bagi mereka yang sering bepergian dan memiliki ruang terbatas di dalam tas. Namun ada pula yang mempertanyakan apakah konsep mouse lipat benar-benar dibutuhkan mengingat mouse portabel konvensional sudah tersedia di pasaran.
Meski demikian, kehadiran Mobi Fold menunjukkan bahwa inovasi perangkat kerja tidak hanya terjadi pada laptop atau smartphone. Produsen kini mulai mencari cara baru untuk membuat aksesori komputer menjadi lebih ringkas, fleksibel, dan sesuai dengan gaya kerja modern yang semakin mobile.
Dengan desain unik, kemampuan dilipat, serta baterai yang mampu bertahan hingga sebulan, Mobi Fold berpotensi menjadi salah satu aksesori paling menarik bagi pekerja digital yang mengutamakan portabilitas tanpa mengorbankan kenyamanan penggunaan.











